Bahas Perlindungan Pekerja Migran dan Peluang Karier di Jepang, Prodi IKS Jalin Kerja Sama dengan Injapan Corporation
Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kuliah umum bertema “Kerentanan, Perlindungan Sosial, dan Relasi Industrial dalam Pemagangan Pekerja Migran Indonesia di Jepang” pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB di Teatrikal Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Kuliah umum menghadirkan Heri Kurnianta, Ph.D., CEO Injapan Corporation Ltd sekaligus Sekretaris Jenderal AP2LN, sebagai narasumber. Diskusi dipandu oleh Dr. Arin Mamlakah Kalamika, dosen pengampu mata kuliah Pekerjaan Sosial Industri dan CSR.
Sebanyak 60 peserta dari Prodi IKS, yang mencakup mahasiswa dan dosen, mengikuti kegiatan ini. Di antara dosen yang hadir adalah Noorkamilah, M.Si., dan Lathiful Khuluq, Ph.D. Hadir pula Arif Yuliyanto selaku Direktur Program LAZ MKU.
Dalam sambutan pembukaan, Kaprodi IKS, Muhammad Izzul Haq, Ph.D., menegaskan bahwa peluang magang dan bekerja di Jepang dapat menjadi pilihan yang dijajaki oleh mahasiswa maupun lulusan Prodi IKS. Pertemuan dengan praktisi yang memiliki pengalaman panjang di Jepang menjadi kesempatan untuk mengenali jalur tersebut sekaligus memahami konteks sosial dan ketenagakerjaan yang menyertainya.
Tema kuliah umum ini mempertemukan pembahasan peluang karier internasional dengan perhatian terhadap kerentanan dan perlindungan sosial pekerja migran. Dalam konteks pendidikan kesejahteraan sosial, isu tersebut relevan untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antara dunia kerja, relasi industrial, dan kesejahteraan pekerja.
Kegiatan juga diwarnai dengan pembagian buku Mendayung Impian: Memoar Seorang Buruh Migran. Buku tersebut memuat pengalaman hidup Heri Kurnianta sebagai putra desa dari Rongkop, Gunungkidul, dalam meniti karier sebagai pekerja migran di Jepang selama 22 tahun. Kisah perjalanan narasumber memberikan dimensi personal pada pembahasan mengenai kehidupan dan pengalaman bekerja di luar negeri.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai tema kuliah umum serta peluang magang dan bekerja di Jepang.
Pada akhir kegiatan, Prodi IKS dan Injapan Corporation menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan tersebut menjadi langkah awal penguatan hubungan kelembagaan untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut, termasuk dalam mendukung pengembangan kesempatan bagi mahasiswa dan lulusan.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, Prodi IKS memperluas jejaring dengan mitra internasional sekaligus menghadirkan ruang pembelajaran yang menghubungkan kajian kesejahteraan sosial dengan pengalaman langsung dalam dunia kerja migran.