Community Visit McGill University Perkuat Kemitraan Global IKS UIN Sunan Kalijaga dengan Paguyuban Pengajar Pinggir Sungai (P3S)

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan kegiatan pengabdian masyarakat kolaborasi internasional bertajukCommunity Visit bersama rombongan sivitas School of Social Work McGill University ke Paguyuban Pengajar Pinggir Sungai (P3S), Sendowo, Yogyakarta, pada Senin, 27 Januari 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan praktik pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas kepada sivitas akademika internasional melalui pengalaman belajar langsung di lapangan.

P3S merupakan komunitas pendidikan nonformal yang didirikan oleh M. Husain Maulana, alumni Prodi IKS angkatan 2013. Berawal dari inisiatif mahasiswa untuk mendampingi anak-anak di kawasan bantaran Sungai Code, P3S berkembang menjadi ruang belajar, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas warga melalui berbagai program pendidikan, literasi, seni, serta pengorganisasian komunitas.

Dalam kunjungan tersebut, peserta dari McGill University yang dipimpin oleh Professor Nicole Ives yang juga Direktur School of Social Work McGill University berkesempatan berdialog dengan pengurus, relawan, serta warga dampingan mengenai sejarah berdirinya P3S, model kerja berbasis partisipasi masyarakat, tantangan yang dihadapi komunitas, serta dampak sosial yang telah dirasakan masyarakat selama lebih dari satu dekade. Kegiatan juga diisi dengan tur kawasan, pengenalan Rumah Baca, dan interaksi bersama anak-anak peserta program.

Bagi Program Studi IKS UIN Sunan Kalijaga, P3S bukanlah mitra baru. Selama bertahun-tahun, P3S telah menjadi salah satu mitra praktikum yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi pekerjaan sosial komunitas melalui pengalaman praktik langsung di masyarakat. Kemitraan ini mencerminkan komitmen Prodi IKS dalam mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Kegiatan Community Visit ini sekaligus memperlihatkan bahwa inisiatif sosial yang lahir dari mahasiswa dapat berkembang menjadi praktik baik (best practice) yang memperoleh perhatian di tingkat internasional. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan komunitas, diharapkan semakin banyak inovasi pemberdayaan masyarakat yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan pekerjaan sosial, baik di Indonesia maupun di tingkat global.