Prodi IKS UIN Sunan Kalijaga Gelar Sosialisasi Pembelajaran bagi Mahasiswa Baru Angkatan 2025

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pembelajaran (Sospem) bagi mahasiswa baru angkatan 2025 pada tanggal 25–27 Agustus 2025 di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Prodi IKS dalam mempersiapkan mahasiswa baru memasuki dunia pendidikan tinggi sekaligus mengenalkan budaya akademik, kurikulum, serta arah pengembangan kompetensi lulusan yang akan ditempuh selama masa studi.

Sosialisasi Pembelajaran bertujuan membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi serta memahami peran mereka sebagai calon sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan sosial. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu merencanakan proses studinya secara lebih terarah sehingga dapat meraih kesuksesan akademik sejalan dengan visi dan misi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta visi keilmuan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial.

Sejalan dengan dinamika perkembangan pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah, materi Sospem tahun 2025 dirancang secara komprehensif dan kontekstual. Beberapa materi yang diberikan meliputi Core Values UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Moderasi Beragama, Pilar Kebangsaan dan Internalisasi Nilai-Nilai Kebangsaan, Student Centered Learning (SCL) dan Etika Pembelajaran, Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Sosial, serta materi keprodian yang berfokus pada pengenalan kurikulum dan tata kelola akademik Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah sesi pengenalan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial yang mencakup sosialisasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), profil lulusan, kompetensi lulusan, struktur Kurikulum OBE 2024, serta prospek karier lulusan IKS. Dalam sesi ini, mahasiswa baru diperkenalkan pada arah pengembangan kompetensi yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu bekerja di berbagai bidang pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi sosial, perlindungan sosial, kebijakan sosial, filantropi, kebencanaan, maupun sektor-sektor pembangunan sosial lainnya.

Ketua Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Muhammad Izzul Haq, PhD, menjelaskan bahwa pengenalan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menjadi bagian penting dalam proses adaptasi mahasiswa baru. Melalui pemahaman terhadap CPL, struktur mata kuliah, dan kompetensi yang harus dicapai, mahasiswa diharapkan dapat memahami keterkaitan antara proses pembelajaran, pengalaman praktikum, serta kesiapan memasuki dunia kerja dan studi lanjut.

Kegiatan Sospem melibatkan para dosen Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial sebagai fasilitator, yaitu Siti Solechah, M.Si., Abidah Muflihati, M.Si., Lathiful Khuluq, Ph.D., Dr. Asep Jahidin, M.Si., Andayani, S.IP., M.S.W., Noorkamilah, M.Si., Khotibul Umam, M.Si., M. Ulil Absor, Ph.D., M. Izzul Haq, Ph.D., dan Idan Ramdani, M.A. Kegiatan ini diikuti oleh 90 mahasiswa baru angkatan 2025 dan diselenggarakan dengan dukungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Melalui kegiatan Sosialisasi Pembelajaran ini, Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial berharap mahasiswa baru dapat mengenali potensi dirinya, memahami arah pengembangan kompetensi selama studi, serta membangun komitmen untuk menjadi insan akademik yang unggul, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. Dengan bekal pemahaman mengenai kurikulum, profil lulusan, dan prospek karier sejak awal perkuliahan, mahasiswa diharapkan lebih siap menjalani proses pendidikan tinggi secara aktif, kritis, dan bertanggung jawab.