IKS UIN Sunan Kalijaga dan IPSPI Gelar Lokakarya Kolaboratif Pemetaan Kebutuhan SDM Pekerja Sosial di DIY
Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berkolaborasi dengan Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) menggelar lokakarya bertajuk “Kajian Metodologis Estimasi Kebutuhan SDM Pekerja Sosial di Wilayah D.I. Yogyakarta” pada Kamis, 19 Juni 2025 di Soeltan Cafe and Eatery, Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan kerja bersama antara Prodi IKS dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) IPSPI, dengan dukungan Dewan Pengurus Daerah (DPD) IPSPI DIY. Lokakarya ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan pendekatan metodologis dalam mengestimasi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pekerja sosial di tingkat regional, sekaligus memetakan lembaga-lembaga layanan yang membutuhkan dukungan tenaga profesional tersebut.
Acara berlangsung dinamis dan penuh interaksi, menghadirkan Dr. Puji Pujiono, MSW, RSW (Ketua Umum DPP IPSPI) sebagai keynote speaker, dengan Irwan Fauzi, S.Sos., MA (DPD IPSPI DIY) sebagai moderator. Turut menjadi pembicara, Kaprodi IKS UIN Sunan Kalijaga, Muhammad Izzul Haq, Ph.D., yang memaparkan pentingnya basis data dan pendekatan ilmiah dalam perencanaan kebutuhan pekerja sosial, khususnya dalam konteks pembangunan kesejahteraan sosial di daerah.
Sebanyak 30 peserta hadir sebagai representasi ekosistem akademik dan profesional, yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) IKS, Laboratorium Pengembangan Profesi Pekerjaan Sosial (LP3S), Alumni Kesejahteraan Sosial (AKSES), serta Lingkar Diskusi Kesejahteraan Sosial (LDKS). Keberagaman latar belakang peserta turut memperkaya diskusi, terutama dalam mengidentifikasi kebutuhan riil di lapangan serta tantangan distribusi tenaga pekerja sosial.
Dalam diskusi, para peserta menyoroti urgensi penyusunan model estimasi yang tidak hanya berbasis rasio kuantitatif, tetapi juga mempertimbangkan kompleksitas masalah sosial, karakteristik wilayah, serta kapasitas lembaga layanan. Lokakarya ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan komunitas untuk memastikan ketersediaan pekerja sosial yang kompeten dan merata.
Melalui kegiatan ini, Prodi IKS UIN Sunan Kalijaga bersama IPSPI berharap dapat mendorong lahirnya kerangka metodologis yang lebih kontekstual dan aplikatif, sekaligus menjadi pijakan awal dalam penguatan sistem perencanaan SDM pekerja sosial di Indonesia, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.