IKS Tampil di Panggung Global IDACON 10: Menginisiasi Panel Strategis tentang Praktik Pekerjaan Sosial untuk Keadilan Sosial di Dunia yang Terfragmentasi
Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) UIN Sunan Kalijaga kembali menegaskan kiprahnya di panggung akademik internasional melalui keterlibatan aktif dalam 10th International Da’wah Conference (IDACON 2026). Dalam forum global tersebut, Prodi IKS dipercaya untuk menjadi host salah satu panel tematik, sebuah peran strategis yang mencerminkan posisi IKS tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai pengarah diskursus ilmiah.
Panel yang diinisiasi oleh Prodi IKS mengangkat tema:
“Religion, Social Exclusion, and Structural Inequality: Social Work Practices for Social Justice in a Fragmented World.”
Tema ini merefleksikan urgensi peran agama dan pekerjaan sosial dalam merespons berbagai tantangan global, mulai dari eksklusi sosial, ketimpangan struktural, hingga fragmentasi masyarakat kontemporer. Dalam konteks ini, pendekatan pekerjaan sosial yang berlandaskan nilai-nilai keislaman diharapkan mampu menawarkan praktik-praktik transformatif yang mendorong terciptanya keadilan sosial yang lebih inklusif.
Keterlibatan Prodi IKS sebagai host panel juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan kontribusi akademik dan praksis keilmuan kesejahteraan sosial Indonesia dalam percakapan global. Melalui forum ini, IKS berupaya menghadirkan perspektif yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menjawab dinamika sosial yang semakin kompleks.
Partisipasi ini menegaskan komitmen Prodi IKS UIN Sunan Kalijaga dalam memperluas jejaring internasional, memperkuat posisi keilmuan, serta mengambil peran aktif dalam membangun dialog global yang berorientasi pada kemanusiaan, keadilan, dan keberlanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian IDACON 2026, para akademisi, peneliti, dan praktisi diundang untuk turut berkontribusi melalui pengiriman artikel ilmiah sesuai dengan tema yang telah ditetapkan.