Mahasiswa IKS UIN Sunan Kalijaga Tuntaskan Magang MBKM PRIMA di BKSDA DIY
Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil menyelesaikan pelaksanaan Magang MBKM PRIMA Batch 1 pada Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Program ini merupakan bagian dari Program PRIMA (Professional Readiness Through Internship and Mentorship for Academics) yang diinisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memperkuat kesiapan profesional mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melalui pengalaman belajar langsung di dunia kerja.
Dalam program tersebut, Prodi IKS mengirimkan 10 mahasiswa untuk menjalani magang di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Daerah Istimewa Yogyakarta. Para mahasiswa ditempatkan pada tiga kawasan konservasi, yakni Suaka Margasatwa Paliyan di Kabupaten Gunungkidul, Suaka Margasatwa Sermo di Kabupaten Kulon Progo, serta Cagar Alam Imogiri di Kabupaten Bantul.
Selama satu semester, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mendukung berbagai aktivitas konservasi kawasan, inventarisasi potensi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat sekitar kawasan konservasi, serta penguatan kolaborasi antara pengelola kawasan dengan masyarakat. Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan perspektif pekerjaan sosial dengan isu-isu lingkungan hidup, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pelaksanaan magang didampingi oleh dosen pembimbing Muhammad Izzul Haq, Ph.D. dan Khotibul Umam, M.Si., yang secara berkala melakukan monitoring, evaluasi, serta pembimbingan akademik agar pengalaman lapangan dapat dihubungkan dengan kompetensi yang ditargetkan dalam kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Rangkaian kegiatan magang ditutup dengan pengumpulan laporan akhir dan presentasi hasil magang yang dilaksanakan pada 18 Desember 2025. Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan temuan lapangan, proses pembelajaran, tantangan yang dihadapi, serta rekomendasi bagi pengembangan pengelolaan kawasan konservasi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan.
Presentasi menunjukkan bahwa pendekatan pekerjaan sosial memiliki kontribusi penting dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi. Selain aspek ekologis, mahasiswa juga menyoroti pentingnya memahami dinamika sosial masyarakat, membangun partisipasi warga, serta mengembangkan strategi pemberdayaan yang selaras dengan tujuan pelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa melaporkan kegiatan sekaligus output dan rencana tindak lanjut magang MBKM Prima, yang ini sejalan dengan roadmap penelitian Prodi IKS yang mulai menitikberatkan pada aspek green social work atau pekerjaan sosial ekologis yang menyasar pada konservasi lingkungan hidup sebagai bagian penting dalam ekosistem keberfungsian sosial individu.
Selain penempatan di BKSDA DIY, mahasiswa Prodi IKS juga mengikuti Program MBKM PRIMA di sejumlah mitra lain, antara lain Protean Institute dan Rainforest Alliance. Keragaman lokasi magang tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional pada berbagai bidang, mulai dari konservasi lingkungan, pengembangan organisasi, hingga pembangunan berkelanjutan.
Keikutsertaan mahasiswa dalam Program MBKM PRIMA menjadi bagian dari komitmen Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga dalam memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Melalui pengalaman belajar yang autentik di lapangan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki penguasaan akademik, tetapi juga keterampilan profesional, kemampuan adaptasi, kepemimpinan, dan kepekaan sosial yang dibutuhkan untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat di masa depan.