Pelatihan Kewirausahaan Sosial Berbasis Masjid: Warga Selomartani Belajar Produksi Sabun Bersama Praktisi Industri

Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Sosial dan Produksi Sabun bagi masyarakat di Masjid Sarimulyo, Pondok, Selomartani, Kalasan, Sleman, pada 14–15 Oktober 2023. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis masjid yang mengintegrasikan penguatan keterampilan ekonomi dengan pengembangan kapasitas sosial masyarakat.

Pelatihan dilaksanakan oleh mahasiswa IKS yang terdiri dari Annisa Zahra Fikriya, M. Taufik Hidayat, dan Berlian Sanda Pertiwi di bawah pendampingan Noorkamilah, M.Si. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi sabun rumah tangga sekaligus memperkenalkan konsep kewirausahaan sosial sebagai salah satu strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan dipandu oleh instruktur dan narasumber yang berpengalaman dalam bidang produksi sabun dan pengembangan usaha. Salah satu narasumber utama adalah Siti Purwandari, pemilik usaha sabun dengan merek “Mulia Clean”, yang telah memiliki pengalaman dalam mengembangkan produk kebersihan sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan.

Selama dua hari kegiatan, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai proses pembuatan sabun, mulai dari pengenalan bahan baku, teknik pencampuran, proses produksi, hingga pengemasan produk. Peserta juga diajak memahami peluang pengembangan usaha berbasis produk rumah tangga yang memiliki nilai ekonomis dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

Hasil pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghasilkan produk sabun secara mandiri dengan kualitas yang baik. Produk yang dihasilkan menjadi bukti bahwa keterampilan sederhana yang diperoleh melalui pelatihan dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang berkelanjutan apabila didukung dengan pendampingan dan penguatan kapasitas usaha.

Menurut Noorkamilah, M.Si., kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya kewirausahaan sosial sebagai instrumen pemberdayaan. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat didorong untuk membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang partisipatif dan berkelanjutan. Diharapkan keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi modal awal dalam mengembangkan usaha mandiri maupun kelompok usaha masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi keluarga.