Pelatihan Kader Bina Keluarga sejahtera Se-D.I.Y

Dalam rangka mendukung pembangunan keluarga sebagai dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta meningkatkan kualitas keluarga maka Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Kader Bina Keluarga Sejahtera Se-DIY, pada tanggal 11- 13 November 2019 & 19 - 21 November 2019.

Kepala Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Daerah Istimewa Yogyakarta dr. R.A Arida Oetami. M.Kes mengatakan pelatihan kader ini bukan petugas biasa, karena sebagai embrio kader ketahanan keluarga pertama. selain itu, sebelumnya ada pelatihan kader bina keluarga sejahtera, bina gender untuk desa mandiri budaya yang lokasi desa sudah ditetapkan. Kemudian ini kader ketahanan keluarga harus disampaikan kepada masyarakat agar budayanya maju dan permasalahan sosial bisa ditanagni sedikit demi sedikit. “Jangan sampai di desa itu muncul hal-hal yang tidak sesuai dengan budaya kita.”tambah Arida.

Sementara Ketua Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial Andayani,SIP., MSW. menjelaskan peserta kegiatan meliputi penyuluh agama, Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4), tokoh agama, tokoh masyarakat, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga(TP PKK) dan Penggerak Keluarga Berencana (PKB) dari empat kabupaten di DIY. “Outputnya dari pelatihan peserta menjadi kader untuk menangani masalah keluarga dan penyuluhan di masyarakat.”kata Andayani.

Peserta ini dalam tiga hari akan belajar bagaimana menjadi konselor profesional, penanganan kasus pernikahan, dan keluarga. Mengetahui teknik konseling dan upaya peningkatan pelayanan seperti menggali masalah dan problem solving, metode-metode konseling dan assesment pada masyarakat.

Adapaun materi yang disampaikan terkait Kebijakan ketahanan keluarga di DIY, proses pembelajaran kader ketahanan keluarga, pendidikan Pra-Nikah, Pendidikan sepanjang rentan usia kehidupan, pendidikan berkeluarga, soft skill kader ketahanan keluarga, praktek soft skill kader ketahanan keluarga, konsep pengembangan ketahanan keluarga, assesment kader ketahanan keluarga, outreach dan homevisit kader ketahanan keluarga, peran kader dalam ketahanan keluarga, rencana tindak lanjut. (Khabib-humas)