IKS SuKa Menyapa

Pekerjaan Sosial sebagai sebuah profesi sudah dikenal sejak lama di dunia Internasional sejak tahu 1930-an. Di Indonesia, melalui kebijakan PBB, pekerjaan sosial dikenalkan dengan istilah kesejahteraan sosial sejak tahun 1950-an dalam wujud Departemen Sosial. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga-tenaga kesejahteraan sosial di Departemen Sosial banyak didirikan sekolah-sekolah kesejahteraan sosial di level perguruan tinggi sebagai tenaga ahli, dan level sekolah menengah sebagai tenaga pekerja sosia terampil (Care Giver). Asosiasi Pendidikan Pekerjaan/Kesejahteraan Sosial Indonesia (ASPEKSI), menempatkan S1 sebagai keberlanjutan jenjang bagi SMK Kesejahteraan Sosial dan membedakan batas kurikulum masing-masing. Kurikulum SMK Kesejahteraan Sosial ditekankan pada keahlian melakukan assesmen, sedangkan mahasiswa S1 Kesejahteraan Sosial /Pekerjaan sosial ditekankan pada keahlian melakukan intervensi dan penelitian.
Meskipun keberadaannya sudah lama, namun SMK Kesejahteraan Sosial masih belum cukup dikenal di kalangan umum dan masih sedikit yang melanjutkan ke jenjang S1 Kesejahteraan Sosial termasuk ke Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) UIN Sunan Kalijaga. Berdasarkan riset dan pooling yang dilakukan oleh Prodi IKS, mayoritas mahasiswa Prodi IKS berasal dari SMA Umum, disusul oleh Madrasah Aliyah. Jumlah mahasiswa yang berasal dari SMK Kesejahteraan Sosial kurang dari 10%. Padahal jika banyak lulusan SMK Kesejahteraan Sosial melanjutkan ke S1 Kesejahteraan Sosial, maka keahlian mahasiswa S1 sebagai Pekerja Sosial yang mumpuni dalam melakukan intervensi akan meningkat banyak dan cepat, karena mereka telah memiliki basis pengetahuannya. Oleh karena itu, untuk memperbanyak input Prodi IKS yang berasal dari SMK Kesejahteraan Sosial, maka Prodi IKS melakukan sosialisasi ke SMK Ma’arif Kyai Gading Candisari Demak, Jawa Tengah.
IKS SuKa menyapa dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 November 2022, bertempat di SMK Ma’arif Kyai Gading Candisari Demak. Kegiatan ini diikuti sekitar 42 siswa-siswi Kelas 11 & 12 Jurusan Pekerjaan Sosial, dan dihadiri oleh Siti Solechah, M.Si., Ketua Prodi IKS, Abidah Muflihati, M.Si., Sekprodi IKS, Khotibul Umam, M.Si., dan 22 Mahasiswa PBSB Prodi IKS Kemenag RI, dan disambut para guru SMK Ma’arif Kyai Gading diantaranya;M. Nur Faizin, S. Hum., Masrokan, S.Pd., Moh. Rohman, S.E., Kurnia Hendra, M.Pd., M. Sodri, S.Kom., dan Indah Kumalasari
Siti Solechah dalam sambutanya menyampaikan tentang maksud dan kunjungan ke SMK Ma’arif Kyai Gading Demak, sebagai tuan rumah M. Nur Faizin selaku Ketua Jurusan Pekerjaan Sosial dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan ilmu-ilmu serta informasi-informasi yang akan diberikan oleh pihak Prodi IKS kepada siswa-siswi SMK Ma'arif Kyai Gading.Sementara Moh. Rohman, S.E., selaku ketua Yayasan dalam hal ini mewakili kepala sekolah dalam sambutanya menyampaikan adanya linieritas keilmuan antara SMK Ma'arif Kyai Gading dengan Prodi IKS, maka berharap setelah pertemuan ini siswa-siswi Jurusan Peksos termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jengjang perguruan tinggi khususnya di Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Setelah sambutan-sambutan acara dilanjut materi sosialisasi Prodi IKS yang disampaikan olehAbidah Muflihati. Beliau menyampaikan tentang profil Prodi IKS : Sejarah lahir, Visi, misi, dan Tujuan Prodi IKS, emam komptensi lulusan Prodi IKS (Peneliti, Pengelola Lembaga Pelayanan Sosial, Pengelola Lembaga Filantropi Islam, Konselor Psikososial, Pekerja Sosial Komunitas dan advokad Sosial), mekanisme pendaftaran di Prodi IKS, serta peluang mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi khususnya Prodi IKS, dst. Setelah pemapan profil dan sebagainya, dilanjut dengan seringpengalaman dan kesan mahasiswa PBSB Prodi IKS selama menjadi mahasiswa Prodi IKS, pada kesempatan kali ini diwakili oleh Sdr Khidrian Arfiansyah dan Alchanna Nadhifah kemudian dilanjut dengan sesi tanya jawab. diakhiri penyerahan buku profil prodi IKS dan cindramata dari SMK Ma'arif Kyai Gading Demak. ech.