Prodi IKS FDK UIN Suka Gandeng IPSMI Gelar Webinar Nasional

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan Kegiatan Seminar Nasional tentang pekerja social medis di era pandemic covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Oktober 2020 oleh Prodi IKS Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bekerjasama dengan Asosiasi Pekerja Sosial Medis Indonesia (APSMI). Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui daring (online) melalui aplikasi Zoom Meeting dan dihadiri oleh 300 peserta dari seluruh Indonesia dari berbagai latar belakang profesi, mahasiswa prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), praktisi para pekerja sosial medis yang tergabung dalam asosiasi pekerja sosial medis Indonesia, stakeholder, dan masyarakat luas. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan dimulai dengan opening oleh moderator, dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing narasumber dan diakhiri dengan tanya jawab.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi yaitu Prof. Dr. Marhumah, M.Pd, setelah penyampaian sambutan dari Ketua Program StudiIKS yaitu Siti Solechah, S.Sos.I.,M.Si. kemudian dilanjutkan pemaparan dari Key Note Speaker Prof. Adi Fahrudin, Ph.D, yang selanjutnya dilakukan acara inti yaitu diskusi oleh Narasumber : 1. Dr. Asep Jahidin, M.Si 2.dr Lulus Hardiyanti, SpKFR, 3. Kristina Ririn Kristanti, SST yang dipandu oleh moderator Hermita Adria Asih, S.ST

Indonesia sekarang ini sedang dilanda tantang yang besar dalam menghadapi covid-19. Jenis virus yang dikenal dengan kepanjangan dari Corona virus Disease-2019 penyebabkan dampak yang luar biasa di penjuru dunia. Penyebaran yang begitu cepat baik di Indonesia ataupun di dunia mengakibatkan jutaan orang terpapar oleh covid-19 tidak terkecuali Indonesia. Salah satu virus baru ini menyerang system pernafasan ini menjadi perhatian dunia, hingga kemudian World Health Organization (WHO) menyatakan sebagai pandemic.

Penanganan secara serius telah banyak dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat. bahkan 74.9% kasus sembuh juga tidak lepas dari kontribusi penanganan yang telah dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat, baik dari kalangan tenaga kesehatan, pekerja sosial dan berbagai profesi dan elemen lain yang telah banyak berkontribusi. Sinergi yang kuat terus didorong untuk bisa aktif terlibat dan konsisten dalam penanganan pandemic yang sedang terjadi.

Peranan pekerja sosial medis sangat dipertaruhkan, seiring dengan kasus covid-19 yang terus meningkat. Banyak hal yang menjadi tanggung jawab pekerja sosial medis dalam penanganan kasus ini. Misalnya; pekerja sosial harus memberikan intervensi secara penuh untuk memberikan dorongan penyembuhan. Stigma yang terbangun dimasyarakat ketika divonis terkonfirmasi covid-19 membuat stress berat, tidak mau dibawa dan lain sebagainya. Ini menjadi tantangan yang besar bagi pekerja sosial dan para tenaga medis dalam melakukan kerja-kerja bersama. Selain itu seiring dengan kejenuhan masyarakat akan aktivitas yang terbatas beberapa bulan sebelumnya juga menjadi tantangan berat dimasa new normal. Pentingnya edukasi dan penanganan continue. Pekerja sosial dan para tenaga kesehatan juga harus memastikan sumberdaya yang dimiliki ketika terus meningkatnya kasus yang berkepanjangan sehingga kualitas layanan tetap terjaga.

Acara Seminar Nasional ini dilakukan secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting dan live Youtube dengan link berikut : https://youtu.be/ekXJXzXdRcM