Prodi IKS Ikuti Workshop Penyusunan Self Evaluation Report (SER) ACQUIN

Selama dua hari, 19–20 Januari 2026, Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengikuti Workshop Penyusunan Self Evaluation Report (SER) Akreditasi ACQUIN yang diselenggarakan di Hotel Platinum Yogyakarta. Prodi IKS diwakili oleh Kaprodi Muhammad Izzul Haq, PhD, dan Sekretaris Prodi Khotibul Umam, M.Si.

Workshop ini diikuti oleh 24 program studi di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute), sebuah lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi berbasis di Jerman dan terdaftar dalam European Quality Assurance Register (EQAR).

Kegiatan workshop secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, MA., M.Phil., Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa partisipasi UIN Sunan Kalijaga dalam akreditasi ACQUIN merupakan langkah strategis untuk memperkuat internasionalisasi program studi, meningkatkan pengakuan mutu akademik di tingkat global, serta membuka peluang jejaring internasional yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Workshop ini difokuskan pada pendalaman aspek teknis dan substansial dalam penyusunan Self Evaluation Report (SER) sesuai standar ACQUIN. Materi yang dibahas mencakup perancangan dan evaluasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran (learning outcomes), penerapan student-centered learning, tata kelola penerimaan dan progresi mahasiswa, mutu dosen dan tenaga kependidikan, hingga penguatan sistem penjaminan mutu internal serta strategi internasionalisasi pendidikan tinggi.

Melalui sesi diskusi panel dan pendampingan teknis, para peserta memperoleh arahan langsung mengenai penyelarasan dokumen akademik dengan European Standards and Guidelines (ESG) serta European Qualifications Framework (EQF). Selain itu, peserta juga didorong untuk mampu menampilkan keunggulan khas dan kekuatan unik masing-masing program studi dalam kerangka akreditasi internasional.

Bagi Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, keikutsertaan dalam workshop ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program, kualitas dosen, dan layanan akademik telah selaras dengan standar mutu internasional. Proses ini sekaligus mendorong refleksi kritis dan evaluasi diri program studi guna meningkatkan kualitas pendidikan kesejahteraan sosial yang responsif terhadap dinamika dan tantangan global.

Melalui akreditasi ACQUIN, Prodi IKS meneguhkan komitmennya untuk menjadi program studi yang berdaya saing internasional, adaptif terhadap perkembangan keilmuan, serta tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dalam pengembangan ilmu dan praktik kesejahteraan sosial.