PRODI IKS HADIRI KONGRES XI ASPEKSI, SEPAKATI GANTI NAMA JADI APKPSI

Bertempat di USU, Medan, Kongres XI dan Seminar Nasionaldigelar oleh Asosiasi Pendidikan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial Indonesia (ASPEKSI), Selasa-Jumat, 3-6 Desember 2024.

Acaraini dihadiri 21 perguruan tinggi dari 32 perguruan tinggi penyelenggara pendidikan kesejahteraan sosial (kessos) dan pekerjaan sosial seluruh Indonesia anggota ASPEKSI. Hadir juga Prof. Dr. Bambang Shergi selaku Ketua Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia (KPSI) dan Dr. Puji Pujiono, KetuaIndependen Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI).

Kongres berlangsung dengan tertib dan penuh semangat demokrasi. Seluruh peserta aktif berpartisipasi dalam berbagai tahapan, mulai dari sidang pleno untuk membahas laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pleno pembahasan Anggaran Dasar (AD) organisasi ASPEKSI, hingga pleno pembahasan tata tertib pemilihan. Proses dilanjutkan dengan pemilihan ketua yang menghasilkan terpilihnya Dr. Rudi Darwis dari UNPAD sebagai ketua baru ASPEKSI menggantikan Prof. Dr. Oman Sukmana dari UMM yang telah menakhodai ASPEKSI 2016-2024.Mewakili Prodi IKS UIN Sunan Kalijaga, yaitu Muhammad Izzul Haq (Kaprodi) dan Khotibul Umam (Sekprodi).

Dalam sambutan perdananya, Dr. Rudi Darwis menyampaikan komitmen untuk melanjutkan seluruh program kerja dari periode sebelumnya. Selain itu, ia menegaskan bersama tim pengurusnya akan memberikan dukungan penuh kepada perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi Kesejahteraan Sosial (Kessos) di Universitas Islam Negeri (UIN) yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Saat ini tercatat ada 4 prodi Kessos dibawah naungan Kemenag, yaitu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Alauddin Makassar, dan UIN Ar Raniry Banda Aceh.

Selain memilih ketua baru untuk memimpin ASPEKSI, Kongres XI juga mencapai kesepakatan penting dengan mengubah nama organisasi menjadi Asosiasi Pendidikan Kesejahteraan dan Pekerjaan Sosial Indonesia (APKPSI).