Study Tour Mahasisantri PBSB IKS UIN SuKa

Prodi IKS FDK UIN Sunan Kalijaga memiliki 22 mahasantri PBSB dari Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, mereka angkatan tahun 2021 sebanyak 9 mahasiswa dan angkatan tahun 2022 sebanyak 13 mahasiswa. Mahasantri PBSB (Program Beasiswa Santri Berprestasi) ini merupakan kader-kader bangsa yang lulus seleksi yang diselenggarakan oleh Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI. Mereka diharapkan memberikan kontribusi nyata dan menjadi aset bangsa di masa depan.
Sabtu, 12 November 2022, 22 Mahasantri PBSB Prodi IKS UIN Sunan Kalijaga melakukan study tour ke tiga lokasi di sekitar Demak yaitu pertama; kunjungan dan sosialisasi di SMK Kyai Ma'arif Gading Demak Jurusan Pekerjaan Sosial, kedua; Kunjungan lembaga PRS Mautul Mubarok Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Napza Demak, dan ketiga; Ziarah makam Syekh Abulullah Mudzakir. Didampingi Dosen Prodi IKS yaitu Siti Solechah, M.Si., Abidah Muflihati, M.Si., dan Khotibul Umam, M.Si.
Mahasantri PBSB dalam kunjungan dan sosialisasi di SMK Ma’arif Kyai Gading, mereka mempromosikan Prodi IKS dan Program Beasiswa Kemenag RI kepada murid-murid SMK Ma’arif Jurusan Pekerjaan Sosial sebanyak 42 orang. Harapannya setelah sosialisasi ini ada murid SMK Jurusan Pekerjan Sosial yang tertarik untuk melanjutkan ke Prodi IKS FDK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan mendaftar program beasiswa santri berprestasi Kemenag RI.
Setelah kunjungan SMK Ma’arif Kyai Gading dilanjut berkunjungan lembaga PRS Maunatul Mubarok Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Napza. Kunjungan ke lembaga ini mahasantri belajar model penanganan ODGJ dan Napza yang dilakukan oleh PRS Maunatul Mubarok, serta mahasantri dapat berinteraksi langsung dengan ODGJ. Di lembaga ini ada 120 klien ODGJ dan 20 klien Napza. Unikntya dalam penangananya menggunakan pendekatan agama dan herbal.
Ketiga, Mahasantri berziarah ke makam Syekh Abulullah Mudzakir yang lokasinya kurang lebih 18 KM dari lembaga rehabilitasi Maunatul Mubarok. Mbah Mudzakir yang akrab dipanggil oleh masyarakat sekiltar, makam tersebut terapung dari garis pantai dan cukup menjorok ke tengah, makam terletak dikawasan Pantai Sayung Demak. Para peziarah untuk menuju ke makam harus berjalan sepanjang 700 meter melalui jembatan atau para peziarah dapat menaiki perahu dengan biaya pulang pergi sebesar Rp. 24.000. Kegiatan ziarah ini bertujuan berdoa bersama untuk Alamarhum Syekh Abullah Mudzakir dan keluarganya, selain itu untuk melihat keajaiban yang ada disekitarnya. ech
Referensi