KULIAH UMUM "SITUASI ANAK DAN MEKANISME PERLINDUNGANNYA, DI NEPAL DAN INDONESIA"



KULIAH UMUM JURUSAN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL
“SITUASI ANAK DAN MEKANISME PERLINDUNGANNYA
DI NEPAL DAN INDONESIA”

Kuliah umum yang diselenggarakan  (Jumat 8/9/2017) oleh Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Sunan Kalijaga ini berlangsung di ruang teatrikal Perpustakaan Pusat dengan pembicara Barun Kumar Jha, M.Sc. serta Muhrisun, PhD. Pesan penting dari kedua pembicara yang kompeten di bidang anak dan permasalahannya adalah untuk mencari kesamaan dan perbedaan praktek perlindungan bagi child at risk. Diskusi, yang berlangsung selama tiga jam ini dihadiri oleh 250 peserta umumnya mahasiswa IKS dan kalangan dosen serta dimoderatori oleh Zulkipli Lessy, PhD, mengulas child rights, child violence, child abuse, child labour serta mekanisme penanganannya. Mr. Barun menjelaskan bahwa Pemerintah Nepal secara teknis telah mengatur pelarangan memperkerjakan anak dibawah 18 tahun di sektor formal, dan ini juga akan mencakup seluruh sektor informal. Tetapi terdapat pengecualian yaitu seorang anak diatas 16 tahun diperbolehkan bekerja selama 6 jam perminggu dibawah pengawasan . Sementara Mr. Muhrisun, yang mengulas juga tentang regulasi penanganan child at risk di Indonesia, menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah tegas dalam pelarangan eksploitasi anak baik di sektor formal maupun non-formal.
            Beberapa masalah anak di kedua negara di atas tak luput dari perbincangan pembicara serta audiens. Dalam prakteknya, masalah-masalah anak tidak dapat semata-mata diselesaikan melalui undang-undang; hal ini karena banyak faktor antara lain kepercayaan, nilai, atau tradisi. Karena itu, masyarakat sipil, NGO, dan komunitas lokal harus mengambil peran penting dalam advokasi, edukasi, dan sosialisasi untuk address masalah terutama terkait dengan kekerasan di ranah domestik dan informal. Kepolisian serta aparat penegak hukum lainnya, misalnya, tidak dapat menghentikan kasus-kasus  eksploitasi anak apabila akar masalah di keluarga dan masyarakat tidak diselesaikan, seperti lemahnya pemenuhan hak-hak anak, perceraian, penelantaran anak, dan hukuman fisik.  Kuliah umum ini terselenggara atas kerjasama antara Prodi IKS UIN Sunan Kalijaga dengan YSTC Yogyakarta

dan Save the Children Nepal.