WHAT'S NEW?
Loading...

Catatan Harian AsiaBound (2) Campus Tour

Briefing Campus Tour di Depan Gedung PAU
Team Buddies dan Ketua Prodi (Kaprodi) IKS UIN menyambut kedatangan rombongan mahasiswa WSU di Pusat Administrasi Universitas (PAU) UIN pada Rabu pagi (11/11). Agenda pada hari pertama adalah tour campus UIN. Para peserta diajak untuk menjelajahi kampus UIN, mulai dari PAU, kampus Pasca, Pusat bahasa, masjid, perpustakaan, Student Center (SC), Pusat Layanan Difabel (PLD), dan fakultas-fakultas yang terdapat di UIN Sunan Kalijaga.
Campus tour di mulai dari sayap barat kampus UIN. Selama mengikuti campus tour, mereka sangat antusias untuk mengetahui tentang UIN. Saat memasuki masjid, mereka penasaran dengan kubah masjid UIN. Tidak seperti kubah masjid di Indonesia yang biasanya berbentuk bulat atau setengah lingkaran. Arif Maftuhin, selaku Kaprodi yang mendampingi para Buddies menjaleskan, bahwa pada zaman dahulu, pulau Jawa merupakan pusat kerajaan Hindu dan Budha. Kubah masjid diambil dari bentuk pura yang merupakan peninggalan kerajaan Hindu.
Selepas makan siang, campus tour dilanjutkan ke sayap timur kampus UIN. Perjalanan ke sayap timur melewati underpass, jalan yang aman dan nyaman bagi para pejalan kaki. Campus tour di sayap timur, dimulai dari panggung demokrasi (pangdem), tempat favorit para mahasiswa untuk demo dan berorasi menyampaikan aspirasi mereka.
Trip dilanjutkan ke SC, markas berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta organisasi mahasiswa. Para tamu mengunjungi markas UKM al-Mizan, UKM andalan UIN SuKa. Mereka mencoba memainkan alat music rebbana. Josh, memamerkan kamampuannya bermain drum. Josh merupakan salah satu dari peserta AsiaBound dari WSU.
Dari SC, rombongan menuju ke PLD. Di sana mereka berbincang-bincang dengan para difabel yang didampingi oleh para relawan. Difabel antusias menyambut para tamu. Salah satu dari difabel, Mega Matahari dengan spontan memeluk Mona Hariri. Sontak Mona kaget, tapi Mona denga mudah beradaptasi dengan Mega. Mega terlihat senang mendapat kunjungan dari para tamu.
Rombongan kembali melanjutkan tour ke kantor IKS. Kemudian melanjutkan tour ke Fakultas Ushuluddin kemudian ke perpustkaan universitas. Para tamu berkeliling di perpustaakan, mengunjungi ruang skripsi, Iranian corner, Arabian corner, serta Canadian corner. Salah satu dari tamu yang berasal dari Iran, penasaran dengan apa yang terdapat dalam Iranian corner. Setelah masuk, dia membaca tulisan Persian dari Iran. Hampir sama dengan bahasa arab. Namun pengucapannya sama dengan arti yang sebenarnya. Berbeda dengan  bahasa Arab yang berbeda arti dengan bacaannya.
Setelah campus tour, rombongan menuju ke ruang pertemuan Fakultas Dakwah untuk acara welcoming party dari FDK. Acara ini dihadiri oleh jajaran dekanat FDK berserta beberapa dosen IKS. Selain itu, dosen mereka dari WSU Zulfan turut serta menyampaikan sambutan kepada rombongan AsiaBOund 2015. Dalam sambutannya beliau mengingatkan para peserta untuk tetap menjaga esehatan dan tidak terlalu capek. Lathifil Khuluk selaku wakil dekan I mengaku senang dengan program AsiaBound ini. Kegiatan ini membantu FDK, khususnya bagi prodi IKS yang sedang melakukan akreditasi. Dengan adanya hubungan internasional ini diharapakan mampu menjadi nilai plus bagi prodi IKS.