WHAT'S NEW?
Loading...

Workshop Peningkatan Mutu Prodi


Selama dua hari ini (18-19/9/2019), bertempat di Wisma LPP Demangan, ketua Prodi IKS mengikuti workshop peningkatan mutu prodi yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga. Selain mengundang para ketua prodi, workshop juga dihadiri oleh para wakli dekan bidang akademik dan menghadirkan dua orang pembicara dari UGM.

Acara dibuka oleh wakil rektor bidang akedemik, Prof. Dr. Sutrisno. Poin-poin penting yang disampaikan diantaranya:
  • Pencapaian target 75% prodi di UIN terakreditasi A agar UIN bisa segera alih status dari PT BLU ke PT BHMN.
  • Upaya untuk mendorong UIN sebagai riset university dengan mengubah rasio S2 dan S3 yang lebih besar dari S1.
  • Masih terkait upaya menjadi research university fokus kerja WR1 sejak dilantik adalah pada LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).
Malam harinya, sesi dilanjutkan dengan sosialisasi AUN-QA yang disampaikan oleh asesor AUN-QA dari UGM. Poin penting yang disampaikan:
  • AUN-QA adalah amanat kesepahaman negara-negara ASEAN
  • AUN-QA diharapkan bisa menjadi platform standarisasi antar universitas di ASEAN
  • diberlakukan secara sukarela oleh pihak-pihak universitas yang bergabung dalam AUN (ASEAN University Network).
  • Dibaningkan dengan ISO, AUN-QA lebih menitik-bertakan pada proses-proses pedagogig.
  • Dibandingkan dengan QA internasional yang lain, biaya akrteditasi AUN-QA jauh lebih murah.
Sesi hari kedua dilanjutkan dengan sharing pengalaman dari lembaga penjamin mutu di UGM. Adapun di antara poin-poin penting yang disampaikan Prof. Dr. Kusminarto adalah sebagai berikut:
  • Di UGM, proses akreditasi menjadi tanggungajawab lembaga penjamin mutu.
  • Lembaga penjamin mutu mengkoordinasikan dan memantau seluruh status akreditas pordi-prodi id UGM yang berjumlah lebih dari 200 prodi.
  • Lembaga penjamin mutu memiliki timeline yang pasti untuk mendampingi prodi sejak 400 hari sebelum akreditasinya berakhir.
  • Kegiatan pendampingan itu dimulai dari pembentukan tim, pelatihan untuk tim, simulasi borang, hingga pengiriman berkas dan visitasi.
Catatan untuk IKS
  • IKS sudah berada di zona "harus mempersiapkan akreditas" karena hitungannya malah sudah tidak ada 400 hari lagi.
  • LPM UIN akan membantu sepenuhnya prodi IKS dalam menyiapkan borang akreditasi dan simulasinya.
  • Segera setelah acara ini, Ketua Prodi IKS bersama WD 1 FDK akan segera berkoordinasi untuk menyiapkan segala hal terkait akreditasi prodi IKS.
  • WD 1 berharap agar semua dosen IKS terlibat dalam tim dan aktif membantu keberhasilan 'hajatan' penting ini.